Newcastle United Dipastikan Tidak Akan Sembarang Beli Pemain
Tentu sudah kita ketahui bahwa Newcastle United saat ini sudah diakuisisi oleh perusahaan milik Raja Mohammed bin Salman dari Arab Saudi. Newcastle diklaim menjadi salah satu tim terkaya saat ini di Premier League.

Memiliki uang banyak tidak serta merta membuat Newcastle United boros dalam berbelanja pemain di bursa transfer mendatang. The Magpies tetap akan menyesuaikan dengan kodnisi kebutuhan tim.

Hadirnya konsorsium yang melibatkan PIF, PCP Capital Partners, dan RB Sport & Media membuat Newcastle kini menjadi klub terkaya di dunia. Dengan kekuatan finansial yang ada, merayu para pemain papan atas pun tampak sulit.

Apalagi Newcastle bertekad menjadi tim papan atas Inggris di masa depan. Meski demikian, Newcastle tidak mau gegabah. Pemilik baru ingin berinvestasi di berbagai level untuk membantu meningkatkan prestasi di berbagai level untuk membantu meningkatkan perstasi tim, namun membeli pemain dengan kalap tanpa perencanaan.

"Kami sudah punya skuad yang bagus. saya sudah berbicara dengan Jamaal (Lescaelles, kapten Newcastle). Kami antusias untuk emmperkuat tim yang ada, namun kami harus memperhatikan Financial Fair Play, dan memastikan hal ini dilakukan dalam jangka panjang," ujar Direktur Newcastle, Amanda Staveley.

"Tapi kalian bisa tahu sekarng jika kami ingin berinvestasi di seluruh level. Kami ingin mendapatkan skuad terbaik yang kami bisa. Semua orang bicara soal yang bekerja sama dengan baik. Itu sama pentingnya," jelas Amanda Staveley.

Newcastle United kini sendang terdampar di zona degradasi, tepatnya di posisi 19 dengan baru meraih 3 poin dari tujuh laga, hasil dari tiga imbang dan empat kekalahan. Di pekan ke-8, skuad asuhan Steve Bruce akan menghadapi Tottenham Hotspurs di St James'Park, Minggu (17/10).