Titah Keluarga Glazer Agar MU Bawa Zidane Sekarang Juga

Masa kepemimpinan Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih Manchester United sepertinya tidak akan lama lagi. Pasalnya selain ada desakan pemecatan, Keluarga Glazerjuga telah memberikan titah untuk mempercepat kedatangan Zinedine Zidane.

United kembali mendapat hasil buruk di kahir pekan ini. Berhadapan dengan Watford pada pekan ke-12 Premier League, MU kalah dengan skor telah 1-4 pada laga SAbtu, (20/11/2021), malam WIB di Vicarage Road.

Empat gol Watford di cetak oleh Joshua King, Ismaila Sarr, Joao Pedro dan Emmanuel Dennis. Sedangkan MAnchester United hanya bisa membalas melalui Donny van de Beek.

Bagaimana nasib Solskjaer usai hasil buruk tersebut?

Direksi MU segera menggelar rapat darurat setelah hasil buruk tersebut. Dari kalangan pejabat penting klub muncul desakan agar Solskjaer segera dipecat. Mereka tidak puas dengan hasil yang didapat.

Keputusan akhir di tangan Joel Glazer wakil Keluarga Glazer, pemilik klub. Namun keputusan memecat Solskjaer masih belum ada. tapi, Joel ingin negosiasi dengan Zinedine Zidane dipercepat.

"Keluarga Glazer telah menginstruksikan pejabat klub untuk lebih mempercepat uapaya membujuk Zinedine Zidane untuk mengambil alih posisi manajerial pertengah musim," tulis The Times.

"Manchester United akan meningkatkan tawaran keuangan kepada pelatih pemenang Liga Champions tiga kali tersebut," sambung The Times.

Setelah laga melawan Watford, Fans United yang hadir di stadion memberikan 'boo' dan cemooh saat Solskjaer mendekati tribune dan melambaikan tangan. Tapi, Bruno Fernandes segera meredam amaran fans dengan gerakan tangannya.

Bukan hanya Bruno Fernandes yang memberi dukungan pada Solskjaer, David de Gea pada keterangan pres usai laga juga meminta fans untuk tidam meimpakan semua beban kepada sang manajer.

"Sangat mudah untuk menyalahkan manajer atau staf tetapi terkadang itu pemain perlu menunjukkan lebih dari yang kami lakukan," ujar De Gea.

Spekulasi tentang masa depan Solskjaer diprediksi akan menguat. Tapi dia measa pecaya diri dan belum akan menyatakan mundur dari jabatannya sebagai manajer.

"Saya selalu percaya diri. Ya, saya percaya kita bisa membalikkan keadaan ini. Saya merasa kekecewaan penggemar. Saya merasakan hal yang sama seperti mereka. Kami malu, kehilangan cara kami melakukannya. Kami dalam performa yang sangat buruk," kata Solskjaer.